Total Tayangan Halaman

Rabu, 22 Januari 2020

RABU/22 JANUARI 2020/KELAS VA

Tema 6 Kelas 5 SD Subtema 3 Pembelajaran 2


kunci jawaban tematik
Ayo Membaca

Sejarah Termos

Hampir semua keluarga memiliki termos di rumahnya. Termos memang sering digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan. Biasanya keluarga yang memiliki bayi yang memerlukan susu setiap saat, menggunakan termos untuk menyimpan air panas. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis. Benda ini dirancang berbentuk seperti kaca dengan bahan mengkilap yang dapat menyimpan cairan agar tetap memiliki suhu seperti semula. Dengan dinding dalam termos yang dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat. Panas yang dikeluarkan oleh air panas tadi, dapat ditahan oleh dinding dalam termos yang terbuat dari bahan mengkilap ini. Sehingga air panas di dalamnya akan tetap hangat hingga beberapa saat tergantung dari ketebalan dindingnya. Saat ini termos tidak hanya digunakan untuk menyimpan air panas, tetapi juga untuk menyimpan air dingin agar tetap dingin.
Berdasarkan bacaan di atas, tuliskanlah hal-hal penting pada setiap paragraph dengan menggunakan kalimat lengkap. Tuliskanlah pada tabel berikut.
Paragraf
Paragraf
Satu
  1. Hampir semua keluarga memiliki termos di rumahnya.
  2. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis. 
  3. Dengan dinding dalam termos yang dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat.
Dua
  1. Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. 
  2. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat.
Tiga
  1. James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. 
  2. Botol hampa udara buatan James Dewar  sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.
Rangkailah kalimat-kalimat yang berisi informasi penting dari paragraf di atas menjadi sebuah tulisan satu paragraf yang menggambarkan isi dari bacaan di atas. Gunakan kalimat yang lengkap, kata-kata baku dan ejaan yang tepat.

Jawab:
Hampir semua keluarga memiliki termos di rumahnya. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung. Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar  sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.
Jelaskanlah hasil pekerjaanmu kepada anggota kelompok yang telah dibentuk. Apakah kamu menemukan sesuatu yang menarik setelah kamu mendengarkan penjelasan dari teman-temanmu yang lain? Apakah kamu memiliki pemahaman yang sama tentang isi bacaan tersebut?
Setelah itu, jawablah pertanyaan berikut ini. Tuliskan jawabanmu dengan menggunakan kalimat yang lengkap dan kata-kata yang baku!

1. Apakah fungsi sebuah termos? Termos digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan.

2. Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat termos pada masa itu? Bahan yang digunakan pada masa itu adalah botol hampa udara, merupakan wadah dari kaca berdinding ganda dengan ruang di antara dindingnya dikosongkan dan ditutup rapat.

3. Gambarlah bagian-bagian termos sesuai bacaan di atas.
kunci jawaban tematik

4. Apa saja benda di sekitarmu yang menggunaan prinsip yang hampir sama dengan termos? Selimut dan jaket.

    Ayo Membaca

    Selain termos, tentu kamu pernah melihat benda-benda di sekitarmu yang menggunakan bahan isolator dan konduktor dengan berbagai kegunaannya. Bacalah bacaan berikut yang disadur dari sebuah buku pelajaran elektronik ini dengan saksama.

    Penggunaan Benda Konduktor dan Isolator

    Kamu sudah tahu, bahwa panas dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui konduksi, konveksi, dan radiasi. Ingat kembali, apa yang dimaksud dengan konduksi, konveksi, dan radiasi? Pikirkan bersama dalam kelompok kecil! Barang-barang dalam kehidupan sehari-hari banyak yang memanfaatkan sifat benda sebagai konduktor atau isolator. Benda apakah itu?
    Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaatkan sifat ini. Selimut memerangkap udara. Udara adalah isolator, sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuhmu. Dengan demikian, badanmu tetap terasa hangat.
    Terbuat dari apakah panci? Panci terbuat dari bahan logam, misalnya aluminium. Aluminium merupakan penghantar panas yang baik. Panci akan menghantarkan panas ke makanan yang dimasak. Pegangan panci terbuat dari plastik. Plastik merupakan isolator sehingga kamu tidak akan kepanasan ketika memegangnya.
    Mesin mobil dan motor terbuat dari bahan yang dapat menghantarkan panas. Mesin memerlukan panas untuk memperoleh kinerja mesin yang ideal. Karena itu, mesin dibuat dari bahan konduktor sebagai penghantar panas. Dari uraian di atas, kamu sudah tahu mana bahan yang bersifat konduktor dan isolator. Selain selimut, dan panci, tentu kamu dengan mudah menjumpai penggunaan benda yang bersifat konduktor dan isolator dalam kehidupan sehari-hari.

    Ayo Menulis

    Berdasarkan bacaan di atas, tuliskan hal-hal yang kamu pahami dari setiap paragraf pada bacaan dalam sebuah kalimat. Kalimat-kalimat tersebut akan mewakili isi dari bacaan yang kamu baca. Tuliskan pada tempat yang telah disediakan.
    kunci jawaban tematik
    Berdasarkan kalimat-kalimat yang mewakili isi bacaan yang telah kamu tulis, buatlah sebuah diagram yang akan menjelaskan pemahamanmu terhadap bacaan di atas. Gunakan diagram berikut untuk membantumu! Tuliskanlah kalimat-kalimat yang menjadi pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan, ke dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak tentu mewakili satu paragraf. Berilah keterangan hal-hal penting lain dalam paragraf yang mendukung pokok pikiran tersebut. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini.
    kunci jawaban tematik

    Ayo Mengamati

    Amatilah benda-benda yang ada di sekolah dan rumahmu. Gunakan tabel berikut untuk mengidentifikasi sifat hantaran benda tersebut dan kegunaannya. Lalu buatlah kesimpulannya!
    Nama Benda/Alat di
    Sekolah
    Sifat Hantaran
    Kegunaan
    Bel Listrik
    Konduktor
    Penanada waktu masuk atau istirahat
    Sarung tangan
    Isolator
    Menjaga tangan tetap hangat
    Thermos Es
    Isolator
    Menjaga es tidak mencair
    Jaket
    Isolator
    Menjaga badan tetap hangat
    Solder
    Konduktor
    Menyambung/memasang komponen elektronik

    Nama Benda/Alat di
    Rumah
    Sifat Hantaran
    Kegunaan
    Setrika
    Konduktor
    Merapikan baju
    Panci
    Konduktor
    Memasak dan merebus air
    Thermos
    Isolator
    Menjaga air tetap panas
    Spatula
    Isolator
    Mengambil masakan dari wajan
    Selimut
    Isolator
    Menjaga badan tetap hangat
    Presentasikan hasil pengamatanmu di dalam kelompok. Lalu, amatilah hasil pengamatan teman-teman pada kelompok. Catatlah hal menarik yang disampaikan teman-temanmu untuk memperkaya pengetahuanmu.
    Buatlah kesimpulan terhadap kegiatan di atas.
    Kesimpulan :
    Panas dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui konduksi, konveksi, dan radiasi. Ketiga cara perpindahan panas dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.


    0 Response to "Materi dan Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Halaman 147, 149, 150, 151"





    Copyright 2019 Ga

    Senin, 20 Januari 2020

    SELASA/21 JANUARI 2020/ KELAS VA

    Tema 6 Kelas 5 SD Subtema 3 Pembelajaran 1

    kunci jawaban tematik kelas 5 tema 6 subtema 3
    Ayo Membaca
    Lani memilih benda yang terbuat dari bahan kayu untuk mengaduk kuah panas, karena ia tidak ingin tangannya kepanasan. Di sekitar kita, terdapat banyak bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik dan ada juga yang tidak menghantarkan panas dengan baik. Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama! Salah satu sumber bacaan berikut ini berasal dari buku elektronik, yaitu buku yang dimuat secara digital. Untuk melihat isinya, diperlukan jaringan internet dan alat elektronik seperti telepon genggam atau komputer pribadi. Oleh karenanya, buku elektronik menjadi salah satu media elektronik yang juga sering digunakan oleh masyarakat modern.

    Bahan Konduktor dan Isolator

    Di sekitarmu terdapat banyak benda dengan berbagai macam bahan. Pemilihan bahan didasarkan pada sifat yang dimiliki bahan tersebut. Misalnya, benda yang dapat menghantarkan panas dan benda yang tidak dapat menghantarkan panas. Ada benda yang mempunyai kemampuan menghantarkan panas dengan baik. Ada pula benda yang tidak dapat menghantarkan panas. Bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik disebut dengan konduktor. Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut dengan isolator. Sedangkan ada bahan yang sedikit dapatmenghantarkan panas yang disebut dengan bahan semikonduktor.
    Bahan konduktor yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, biasanya terbuat dari bahan logam. Panci, wajan penggorengan, dan beberapa peralatan masak di dapur terbuat dari logam. Jenis logam yang paling sering digunakan untuk membuat alat-alat tersebut antara lain besi, aluminium, dan tembaga.
    kunci jawaban tematik kelas 5 tema 6 subtema 3
    Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut isolator. Beberapa bahan yang termasuk sebagai isolator, antara lain adalah kayu, kain, dan plastik. Penggunaan bahan-bahan ini banyak sekali dijumpai di sekitar kita.
    Penggunaan bahan konduktor dan isolator, dapat diterapkan secara bersamaan pada sebuah alat. Perhatikanlah gambar di bawah ini! Panci yang biasa digunakan untuk memanaskan air ini terdiri atas bahan yang berbeda. Ada bahan yang berfungsi sebagai konduktor, ada yang berfungsi sebagai isolator. Pada gambar tersebut, terlihat bahwa penggunaan bahan isolator berguna untuk mencegah panas dari sumber panas dialirkan ke pengguna panci.
    kunci jawaban tematik kelas 5 tema 6 subtema 3
    Aliran panas berhenti pada bahan isolator karena bahan tersebut, tidak dapat mengalirkan panas secara konduksi dari sumber panas. Sehingga, penggunaan bahan isolator terutama untuk melindungi pemakai alat agar tidak kepanasan dan dapat menggunakan alat tersebut sebagaimana mestinya.
    Ayo Menulis
    Perhatikan dengan saksama bacaan di atas, dan kamu akan menemukan beberapa kata yang dicetak miring. Tuliskan kata-kata tersebut di dalam tabel berikut, lalu carilah artinya dengan menggunakan kamus. Buatlah paling sedikit dua kalimat dengan menggunakan kata-kata tersebut dengan menggunakan kalimat lengkap dan kata yang baku.
    Kata
    Arti
    Kalimat
    Bahan
    Barang yang akan dibuat menjadi satu benda tertentu; bakal;Panci terbuat dari bahan aluminium
    Bahan konduktor biasanya terbuat dari bahan logam. 
    Menghantar
    Mengirimkan (membawa) ke:Logam besi dapat menghntar panas dengan baik
    Bahan isolator sulit menghantar panas.
    Konduktor
    Benda atau bahan penghantar panas, arus listrik, atau suaraBeberapa contoh bahan yang bersifat konduktor antara lain besi, tembaga, baja, aluminium
    Ada banyak bahan yang digolongkan ke dalam jenis konduktor.
    Isolator
    Penyekat atau pengisolasi Isolator merupakan jenis bahan yang memiliki sifat berlawanan dengan bahan konduktor.
    Isolator bersifat tidak menghantarkan panas.
    Semikonduktor
    Bahan yang mempunyai daya hantar panas/listrik antara konduktor dan isolatorBahan semikonduktor bisa ditemukan pada berbagai komponen elektronika.
    Bahan semikonduktor yang paling sering digunakan pada komponen elektronika adalah Germanium (Ge) dan Silikon (Si).
    Alat
    Benda yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu: perkakas; perabot(an)Isolator melindungi pemakai alat agar tidak kepanasan.
    Panci, wajan, dan kompor termasuk alat-alat dapur.
    Berdasarkan bacaan di atas, tentukan hal-hal penting dari setiap paragraph bacaan. Tuliskanlah dalam bentuk kalimat pada tabel berikut ini.
    Paragraf
    Paragraf
    Satu
    1. Di sekitar kita terdapat banyak benda dengan berbagai macam bahan
    2. Pemilihan bahan didasarkan pada sifat yang dimiliki bahan tersebut. 
    3. Bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik disebut dengan konduktor. 
    4. Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut dengan isolator. 
    5. Bahan yang sedikit dapat menghantarkan panas yang disebut dengan bahan semikonduktor.
    Dua
    1. Bahan konduktor yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, biasanya terbuat dari bahan logam. 
    2. Jenis logam yang paling sering digunakan antara lain besi, aluminium, dan tembaga.
    Tiga
    1. Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut isolator. 
    2. Beberapa bahan yang termasuk sebagai isolator, antara lain adalah kayu, kain, dan plastik.
    Empat
    1. Penggunaan bahan konduktor dan isolator, dapat diterapkan secara bersamaan pada sebuah alat
    2. Ada bahan yang berfungsi sebagai konduktor, ada yang berfungsi sebagai isolator. 
    3. Penggunaan bahan isolator berguna untuk mencegah panas dari sumber panas.
    Perlihatkanlah hasil pekerjaanmu kepada teman sebangkumu. Lihatlah persamaan dan perbedaannya. Kamu juga dapat mendiskusikan alasanmu memilih kalimat penting di setiap paragraf. Apakah kalimat yang kamu buat mewakili pokok pikiran pada paragraf tersebut?
    Dengan menggunakan hal-hal penting yang kamu tuliskan dalam bentuk kalimat di atas, kamu dapat juga menjelaskan pemahamanmu terhadap bacaan. Gunakan diagram di bawah ini untuk menjelaskannya. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan dan tuliskanlah di dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak mewakili satu paragraf.
    kunci jawaban tematik kelas 5 tema 6 subtema 3
    Ceritakanlah diagram yang kamu buat di atas dalam sebuah kelompok yang terdiri atas paling banyak empat orang. Jelaskan pokok pikiran dalam setiap paragraf dengan suara, intonasi, dan lafal yang jelas. Mintalah tanggapan dari temanmu dan lakukanlah diskusi ketika ada pertanyaan di dalam kelompokmu.

    SENIN/ 20 JANUARI 2020/KELAS VA

    Mengenal

    Ayo Membaca 

    Mengenal Tari Pendet dari Bali


    kelas 5 tema 6


    Tari Pendet merupakan salah satu tari tradisonal Bali yang sangat populer. Lahirnya tari Pendet berawal dari ritual sakral Odalan di Pura yang disebut dengan mamendet atau mendet. Mendet dimulai setelah pendeta Hindu mengumandangkan mantra dan setelah pementasan Topeng Sidakarya. Tari ini dipentaskan secara berpasangan atau secara masal dengan membawa perlengkapan, berupa bokor, sesajen, dan bunga.


    Pendet disepakati lahir pada tahun 1950. Tari Pendet ini masih tetap mengandung kesan sakral dan religius meskipun dipentaskan di sebuah acara yang tidak berhubungan dengan kegiatan keagamaan. Pada tahun 1961, I Wayan Beratha memodifikasi tari Pendet hingga menjadi tari Pendet yang sering kita saksikan sekarang. Beliau juga menambah penari Pendet menjadi lima orang. Setahun kemudian, I Wayan Beratha dan kawan-kawan menyajikan tarian Pendet massal yang ditarikan oleh 800 orang penari untuk ditampilkan di Jakarta dalam acara pembukaan Asian Games. Kemudian pada tahun 1967, koreografer tari Pendet Modern, I Wayan Rindi, mengajarkan dan meneruskan tarian Pendet kepada generasi muda. Selain Pendet, beliau juga mengajarkan dan melestarikan tari Bali lainnya kepada keluarganya maupun lingkungan di luar keluarganya.


    Tari Pendet menceritakan tentang dewi-dewi kahyangan yang turun ke bumi. Biasanya tari Pendet ini dibawakan secara berkelompok atau berpasangan oleh remaja putri. Para penari Pendet berbusana layaknya penari upacara keagamaan. Setiap penari akan membawa sesaji berupa bokor yang di dalamnya terdapat bunga warna-warni. Pada akhir tarian, bunga ini akan ditaburkan ke tamu undangan sebagai sebuah simbol penyambutan.


    Tari Pendet menggunakan pola lantai yang sangat sederhana dibandingkan pola lantai tarian bali lainnya. Tari Pendet hanya menggunakan pola lantai berbentuk huruf V, pola lantai lurus, dan pola menghadap ke samping kanan dan kiri. Seperti halnya tarian tradisional kebanyakan, pola lantai pada tari Pendet tidak memiliki makna khusus. Tidak seperti tari Bedhaya dari Yogyakarta yang memiliki makna di setiap pola lantai tariannya.

    Ayo Menulis


    Apa saja hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan? Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.


    Paragraf
    Hal-Hal Penting dari Bacaan
    Pertama
    1. Tari Pendet salah satu tari tradisonal Bali yang sangat populer. 
    2. Lahirnya tari Pendet berawal dari ritual sakral Odalan di Pura. 
    3. Tari ini dipentaskan secara berpasangan atau secara masal dengan membawa perlengkapan, berupa bokor, sesajen, dan bunga.
    Kedua
    1. Tari Pendet disepakati lahir pada tahun 1950.
    2. Pada tahun 1961, I Wayan Beratha memodifikasi tari Pendet  menjadi yang sering kita saksikan sekarang. 
    3. Setahun kemudian, I Wayan Beratha dan kawan-kawan menyajikan tarian Pendet massal. 
    4. Pada tahun 1967 koreografer tari Pendet Modern, I Wayan Rindi, mengajarkan dan meneruskan tarian Pendet kepada generasi muda.
    Ketiga
    1. Tari Pendet menceritakan tentang dewi-dewi kahyangan yang turun ke bumi. 
    2. Para penari Pendet berbusana layaknya penari upacara keagamaan. 
    3. Setiap penari membawa sesaji berupa bokor yang di dalamnya terdapat bunga yang akan ditaburkan ke tamu undangan sebagai sebuah simbol penyambutan.
    Keempat
    1. Tari Pendet menggunakan pola lantai yang sangat sederhana. 
    2. Tari Pendet hanya menggunakan pola lantai berbentuk huruf V, pola lantai lurus, dan pola menghadap ke samping kanan dan kiri.
    3. Pola lantai pada tari Pendet tidak memiliki makna khusus.

    Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Berilah garis bawah pada kalimat-kalimat yang mengandung pokok pikiran pada setiap paragrafnya. Buatlah sebuah diagram untuk menjelaskan pemahamanmu terhadap isi bacaan di atas. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan dan tuliskanlah di dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak tentu mewakili satu paragraf. Berilah keterangan penghubung yang menghubungkan pokok pikiran bacaan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya pada titik-titik yang tersedia. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Gunakan diagram di bawah ini untuk mengerjakannya.



    kelas 5 tema 6

    Tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan berdasarkan diagram di atas dalam satu paragraf berikut.


    Jawab:

    Tari Pendet merupakan salah satu tari tradisonal Bali yang sangat populer.Tarian ini lahir dari ritual sakral Odalan di Pura. Tari Pendet disepakati lahir pada tahun 1950. Pada tahun 1961, I Wayan Beratha memodifikasi tari Pendet  menjadi yang sering kita saksikan sekarang. Tari Pendet menceritakan tentang dewi-dewi kahyangan yang turun ke bumi. Tari Pendet menggunakan pola lantai yang sangat sederhana yaitu pola lantai berbentuk huruf V, pola lantai lurus, dan pola menghadap ke samping kanan dan kiri.

    Kamis, 16 Januari 2020

    JUMAT/17 JANUARI 2020/KELAS VA

    Ciri-Ciri Kubus
    Perhatikan gambar kubus di bawah ini.
    Berdasarkan gambar di atas diperoleh informasi bahwa kubus memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
    • Memiliki 8 buah titik sudut, yaitu titik A, B, C, D, E, F, G, dan H
    • Memiliki 6 buah sisi berbentuk persegi yang kongruen, yaitu sisi ABCD, EFGH, ABFE, DCGH, BCGF, dan ADHE
    • Memiliki 12 buah rusuk, yaitu AB, BC, CD, DA, EF, FG, GH, HE, AE, BF, CG, dan DH
    • Memiliki 12 buah diagonal sisi, yaitu AF, BE, BG, CF, CH, DG, AH, DE, EG, FH, AC, dan BD
    • Memiliki 4 buah diagonal ruang, yaitu AG, EC, BH, dan FD

    Ciri-Ciri Balok
    Perhatikan gambar balok di bawah ini.
    Berdasarkan gambar di atas diperoleh informasi bahwa balok memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
    • Memiliki 8 buah titik sudut, yaitu titik A, B, C, D, E, F, G, dan H
    • Memiliki 6 buah sisi berbentuk persegi panjang, yaitu sisi ABCD, EFGH, ABFE, DCGH, BCGF, dan ADHE
    • Memiliki 12 buah rusuk, yaitu AB, BC, CD, DA, EF, FG, GH, HE, AE, BF, CG, dan DH
    • Memiliki 12 buah diagonal sisi, yaitu AF, BE, BG, CF, CH, DG, AH, DE, EG, FH, AC, dan BD
    • Memiliki 4 buah diagonal ruang, yaitu AG, EC, BH, dan FD

    Tema 6 Kelas 5 SD Subtema 2 Pembelajaran 5

    kunci jawaban tematik kelas 5 tema 6

    Saatnya berkemah! Kesempatan yang sangat jarang ini, disambut gembira oleh Siti dan teman-temannya. Kegiatan berkemah kali ini memang sebagai bagian kegiatan pramuka di sekolahnya. Malam itu, terlihat Siti, Dayu, Lani dan teman-temannya yang lain sedang berkumpul dekat api unggun yang telah disiapkan. Brrrr! Udara malam itu cukup dingin. Anak-anak dengan mengenakan baju hangat mereka masing-masing, duduk bercengkerama di sekitar api unggun sambil mengulurkan tangan mereka ke arah api unggun.Badan mereka pun terasa lebih hangat.
    Siti: “Ini pertama kalinya aku mengikuti perkemahan di sekolah! Menyenangkan sekali!”
    Lani: ”Ini juga pengalaman pertamaku menikmati hangatnya api unggun bersama teman-temanku.”
    Siti: “Ya! Ternyata berada dekat api unggun seperti ini, dapat membantu menghangatkan tubuh, ya! Rasanya menyenangkan, karena dapat mengatasi hawa dingin di daerah ini. Mengapa bisa begitu, ya?”
    Dayu: “Pertanyaan itu juga yang dari tadi ada dalam pikiranku! Bagaimana bisa panas dari api unggun itu dapat kita rasakan meskipun kita berjarak dari sumber api itu. Pada jarak sejauh ini, kita sudah dapat merasakan panas yang berasal dari api unggun itu. Sepertinya jika kita semakin dekat ke sumber api, pasti kita akan merasa kepanasan, bukan? Tempat kita berada saat ini mungkin tempat yang paling nyaman karena jarak kita dengan api unggun cukup untuk membantu kita menghangatkan tubuh kita.”
    Siti: “Sepertinya pengamatanmu menarik, Dayu! Sebelumnya kita telah belajar tentang konduksi dan konveksi. Sepertinya apa yang kita alami sekarang ini, bukan contoh dari kedua cara perpindahan kalor itu. Mungkinkah ada cara perpindahan kalor yang lain?”

    Ayo Membaca

    Perpindahan Kalor secara Radiasi

    Bagaimana panas matahari dapat sampai ke bumi? Kalor dari panas matahari tidak dapat berpindah secara konduksi, karena udara yang terdapat dalam atmosfer termasuk konduktor yang paling buruk. Kalor dari matahari pun tidak dapat menghantar secara konveksi karena antara matahari dan bumi terdapat ruang hampa yang tidak menghantarkan kalor. Jadi, kalor dari matahari merambat ke bumi tanpa melalui zat perantara.
    Proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara dinamakan radiasi. Dapatkah kamu memberikan contoh lainnya perambatan kalor secara radiasi? Ketika kamu dan temantemanmu pergi berkemah ke pegunungan, udara di pegunungan sangat dingin. Untuk menghangatkan badan, kamu perlu membuat api unggun. Nah, panas dari api unggun tersebut dapat sampai ke tubuhmu tanpa melalui zat perantara. Perpindahan panas seperti ini dikatakan secara radiasi.

    Pernahkah kamu pergi ke luar rumah pada siang hari yang terik dengan menggunakan baju hitam? Apa yang kamu rasakan? Ketika kamu keluar rumah pada siang hari yang terik dengan menggunakan baju hitam, badanmu akan terasa panas. Hal ini disebabkan warna hitam merupakan penyerap kalor radiasi yang paling baik. Benda-benda berwarna hitam lebih banyak menyerap kalor dan memantulkan sebagian kalor jika dibandingkan dengan benda-benda yang berwarna putih dan berkilap. Sebaliknya, pada malam hari orang yang memakai baju hitam merasa lebih dingin daripada orang yang mengenakan baju putih. Tahukah kamu mengapa hal ini dapat terjadi? Hal tersebut dapat terjadi karena pakaian yang berwarna hitam menyerap kalor yang dikeluarkan tubuh.

    Ayo Menulis

    Buatlah daftar hal-hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.
    Paragraf
    Hal-hal Penting dari Bacaan
    Satu
    1. Kalor dari panas matahari tidak dapat berpindah secara konduksi karena udara termasuk konduktor yang paling buruk. 
    2. Kalor dari matahari tidak dapat menghantar secara konveksi karena antara matahari dan bumi terdapat ruang hampa. 
    3. Kalor dari matahari merambat ke bumi tanpa melalui zat perantara.
    Dua
    1. Proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara dinamakan radiasi.
    2. Ketika berkemah ke pegunungan untuk menghangatkan badan dengan api unggun, panas dari api unggun berpindah secara radiasi.
    Tiga
    1. Ketika keluar rumah pada siang hari menggunakan baju hitam badan akan terasa panas. 
    2. Warna hitam merupakan penyerap kalor radiasi yang paling baik.
    3. Pada malam hari orang yang memakai baju hitam merasa lebih dingin daripada orang yang mengenakan baju putih karena pakaian yang berwarna hitam menyerap kalor yang dikeluarkan tubuh.
    Lalu, buatlah sebuah diagram yang menjelaskan isi bacaan di setiap paragraf seperti yang telah dicontohkan pada pembelajaran kedua. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan. Buatlah garis dari judul bacaan yang mewakili pokok pikiran dari bacaan ke arah pokok pikiran dari masingmasing paragraf. Berilah keterangan bagaimana isi baca berhubungan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini.
    kunci jawaban tematik kelas 5 tema 6
    Berdasarkan pemahamanmu terhadap bacaan di atas, jawablah pertanyaan berikut ini!
    1. Apa yang dimaksud dengan perpindahan panas secara radiasi? Proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara
    2. Apa perbedaan utama perpindahan panas secara radiasi dengan perpindahan panas secara konveksi? Perbedaannya adalah jika perpindahan panas secara radiasi tidak memerlukan zat perantara, sebaliknya jika perpindahan panas secara konveksi memerlukan zat perantara
    3. Apa perbedaan utama perpindahan panas secara radiasi dengan perpindahan panas secara konduksi? Perbedaannya adalah panas secara radiasi tidak memerlukan zat perantara, sedangkan konduksi memerlukan zat perantara berupa benda logam.
    4. Jelaskan paling sedikit tiga contoh perpindahan panas secara radiasi yang kamu ketahui! Api unggun, panas api dari kompor, dan panas matahari.
    Jelaskanlah diagram yang kamu buat dengan menjelaskan hubungan setiap pokok pikiran yang kamu temukan di dalam bacaan tersebut di dalam kelompok kecil! Bandingkanlah hasil pekerjaan temanmu yang lain. Lakukanlah diskusi ketika ada pertanyaan di dalam kelompokmu.
    Lalu tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan dalam tulisan satu paragraf. Gunakan kalimat lengkap dan kata-kata baku.
    Jawab:
    Kalor dari matahari merambat ke bumi tanpa melalui zat perantara. Proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara dinamakan radiasi. Contoh peristiwa radiasi adalah ketika dekat api unggun panas dari api unggun berpindah secara radiasi. Warna hitam merupakan penyerap kalor radiasi yang paling baik.
    Ayo Mencoba
    Lakukanlah kegiatan berikut bersama dengan kelompokmu untuk membuktikan cara perpindahan panas secara radiasi. Persiapkanlah alat dan bahan yang diperlukan dan ikutilah langkah percobannya. Jangan lupa menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan kegiatan ini!
    Alat dan Bahan:
    1. Satu batang lilin
    2. Korek api
    3. Penggaris
    Cara Kerja:

    kunci jawaban tematik kelas 5 tema 6
    1. Nyalakan lilin dengan menggunakan korek api yang telah disiapkan.
    2. Dekatkan tanganmu ke nyala api pada jarak 2 cm, gunakan penggaris untuk mengukur jarak (hati-hati jangan sampai menyentuh api). Apa yang kamu rasakan dan catatlah!
    3. Pindahkan tanganmu pada jarak 4 cm dari nyala api. Apa yang kamu rasakan? Catatlah!
    4. Pindahkan tanganmu pada jarak 8 cm dari nyala api. Apa yang kamu rasakan? Catatlah!
    Pertanyaan:
    1. Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 2 cm? Agak panas.
    2. Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 4 cm? Agak hangat.
    3. Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 8 cm? Hangatnya tidak begitu terasa.
    4. Bagaimana panas dari nyala api bisa kamu rasakan? Karena radiasi.
    5. Perpindahan panas seperti yang kamu lakukan pada percobaan di atas disebut ? radiasi.

    Rabu, 15 Januari 2020

    KAMIS/16 JANUARI 2020 KELAS VA



    Ayo Mengamati

    Masih ingatkah kamu, peristiwa terjadinya angin laut dan angin darat yang dimanfaatkan oleh para nelayan untuk melakukan kegiatan mereka? Perhatikanlah gambar di atas. Para nelayan Panti Ngrenehan, Gunung Kidul, Yogyakarta, kembali ke pantai ketika matahari telah naik pada siang hari. Mereka berangkat melaut pada malam dan dini hari, melaut ke tengah laut, dan menebarkan jala mereka untuk menangkap ikan. Ketika mereka telah menyentuh bibir pantai pada siang hari, mereka akan disambut oleh para nelayan lain untuk membantu menggeser perahu mereka ke daratan. Beberapa rekan nelayan lainnya, akan membantu nelayan penangkap ikan itu untuk menurunkan hasil tangkapannya, sedangkan nelayan yang lain membereskan peralatan menangkap ikan. Begitulah keseharian kegiatan para nelayan yang biasanya hidup berkelompok dalam sebuah perkampungan atau desa nelayan. Lalu, ke manakah hasil tangkapan ikan itu mereka bawa? Simaklah bacaan berikut ini dengan saksama.

    Ayo Membaca

    Kehidupan Nelayan Indonesia

    Perhatikanlah gambar di atas. Para nelayan dan pedagang ikan bertemu di sebuah tempat pelelangan ikan di salah satu tempat di Banda Aceh, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam. Tempat pelelangan ikan merupakan tempat bertemunya para pembeli ikan dan para nelayan yang telah menangkap ikan. Para pembeli di pelelangan ikan, biasanya adalah para pedagang. Mereka akan menjual kembali hasil tangkapan para nelayan ini, kepada para konsumennya.
    Tempat pelelangan ikan ramai setiap hari pada musim tangkap ikan. Akan tetapi, jika gelombang laut sedang besar dan cuaca buruk, tempat ini menjadi sepi. Para nelayan tidak dapat melaut, sehingga mereka tidak punya hasil tangkapan yang bisa dijual. Begitulah kehidupan para nelayan.
    Para nelayan juga harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan. Mereka tidak menggunakan zat berbahaya seperti racun dan bom ikan yang akan memusnahkan isi laut. Mereka menggunakan peralatan sederhana, seperti jala ikan biasa dan menggunakan perahu nelayan tradisional. Ketika perahu mereka telah penuh dengan muatan ikan, mereka akan kembali ke pantai untuk menjual tangkapan mereka. Mereka harus memastikan laut mereka tidak tercemar oleh zat-zat berbahaya yang dapat mengancam kehidupan biota laut dan kehidupan mereka sendiri.
    Kehidupan para nelayan pun diwarnai dengan serangkaian kegiatan yang telah diturunkan dari nenek moyang mereka. Beberapa kegiatan seperti Perayaan Petik Laut dilakukan untuk memberikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Acara ini pun dimaksudkan agar mereka terlindung dari bahaya dan laut menghasilkan banyak ikan untuk ditangkap.

    Ayo Menulis

    Buatlah daftar hal-hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya.
    Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.
    Paragraf
    Hal-Hal Penting dari Bacaan
    Pertama
    1. Para nelayan dan pedagang ikan bertemu di sebuah tempat pelelangan ikan.
    2. Tempat pelelangan ikan merupakan tempat bertemunya para pembeli ikan dan para nelayan yang telah menangkap ikan. 
    3. Para pembeli adalah para pedagang yang akan menjual kembali ikan kepada para konsumennya.
    Kedua
    1. Tempat pelelangan ikan ramai setiap hari pada musim tangkap ikan.
    2. Jika gelombang laut sedang besar dan cuaca buruk para nelayan tidak dapat melaut
    3. Sehingga mereka tidak punya hasil tangkapan yang bisa dijual.
    Ketiga
    1. Para nelayan juga harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan. 
    2. Mereka menggunakan peralatan sederhana, seperti jala ikan biasa dan menggunakan perahu nelayan tradisional. 
    3. Mereka harus memastikan laut mereka tidak tercemar oleh zat-zat berbahaya.
    Keempat
    1. Kehidupan para nelayan diwarnai dengan serangkaian kegiatan yang telah diturunkan dari nenek moyang mereka. 
    2. Perayaan Petik Laut dilakukan untuk memberikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    Lalu, buatlah sebuah diagram yang menjelaskan isi bacaan di setiap paragraf, seperti yang telah dicontohkan pada pembelajaran kedua. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan. Buatlah garis dari judul bacaan yang mewakili pokok pikiran dari bacaan ke arah pokok pikiran dari masingmasing paragraf. Berilah keterangan hubungan antara isi bacaan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini.

    Garisbawahi pokok pikiran di setiap paragraf dari bacaan di atas. Lalu buatlah pertanyaan dengan menggunakan kata tanya yang sesuai. Kamu dapat menggunakan kata tanya: apa, siapa, mengapa, kapan, bagaimana, dan di mana.
    Tuliskanlah pertanyaan dan jawabannya pada tempat yang tersedia berikut ini.
    1. Siapa saja yang bertemu di tempat pelelangan ikan? (Nelayan dan pedagang ikan)
    2. Kapan biasanya tempat pelelangan ikan ramai? (Setiap hari pada musim tangkap ikan)
    3. Bagaimana cara para nelayan harus memelihara laut tempat mencari ikan?(Tidak menggunakan zat berbahaya dan alat tangkap sederhana)
    4. Siapa yang mempengaruhi kehidupan para nelayan? (Nenek moyang mereka)

    Tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan dalam tulisan satu paragraph berikut.
    Para nelayan dan pedagang ikan bertemu di sebuah tempat pelelangan ikan. Tempat pelelangan ikan ramai setiap hari pada musim tangkap ikan. Para nelayan juga harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan. Kehidupan para nelayan diwarnai dengan serangkaian kegiatan yang telah diturunkan dari nenek moyang mereka. 

    Ayo Membaca

    Kegiatan pelelangan ikan merupakan salah satu contoh kegiatan yang di dalam masyarakat melibatkan interaksi atau hubungan antara individu, kelompok dan kehidupan sosialnya. Apa saja yang terjadi dalam sebuah kegiatan pelelangan ikan? Simaklah bacaan berikut ini!

    Kegiatan Pelelangan Ikan

    Kegiatan pelelangan ikan merupakan sebuah kegiatan pertemuan antara para nelayan penangkap ikan sebagai penjual ikan dengan para pembeli, yang biasanya adalah para pedagang ikan. Dalam pelelangan ikan, para pembeli akan melakukan penawaran secara langsung yang dibantu oleh juru lelang. Para juru lelang ini akan menawarkan harga, dari harga paling rendah yang ditentukan penjual. Lalu para pembeli akan melakukan penawaran. Pembeli dengan harga penawaran tertinggi akan mendapatkan barangnya. 
    Para penjual adalah para nelayan yang biasanya menangkap ikan di laut secara berkelompok. Hasil tangkapan ikan segar mereka, akan dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk ditimbang, lalu diletakkan berjajar dengan hasil tangkapan nelayan yang lain. Setelah semua hasil tangkapan ikan diletakkan dan semua pembeli siap melakukan pelelangan, juru lelang akan memulai proses jual beli. Kegiatan pelelangan ini biasanya hanya berlangsung beberapa jam saja, karena ikan segar harus segera dipasarkan. Para nelayan penangkap ikan, berharap hasil tangkapannya akan mendapatkan harga yang layak untuk memenuhi hidup keluarganya. Hasil penjualan ikan ini pun, harus dibagi dengan nelayan dalam kelompoknya.
    Tempat Pelelangan Ikan (TPI) biasanya dibangun di daerah pelabuhan ikan, dimana para nelayan biasa berlabuh untuk membawa hasil tangkapannya. TPI biasanya dibangun oleh pemerintah setempat dengan tujuan untuk melindungi para nelayan agar hasil tangkapannya mendapatkan harga yang baik untuk memenuhi kehidupan keluarganya.
    Pembeli ikan di tempat pelelangan, biasanya adalah pedagang besar yang akan menjual kembali hasil lelang ikan ke pasar-pasar. Para pembeli ikan ini tidak hanya berasal dari daerah setempat, bisa juga berasal dari tempat yang lain. Para pedagang ikan ini, akan menjual hasil laut terutama ke daerah-daerah yang jauh dari pantai, seperti di kota atau di daerah pegunungan. Oleh karenanya, para pedagang ini memerlukan alat transportasi untuk membawa barang dagangannya ke daerah-daerah lain yang membutuhkan.
    Perhatikan kembali gambar dan bacaan tentang kehidupan nelayan dan kegiatan pelelangan ikan di atas. Amatilah, siapa saja yang terlibat dalam kegiatan pelelangan ikan tersebut? Apakah mereka mempunyai peran yang sama dalam kegiatan tersebut? Bagaimana interaksi yang terjadi di antara mereka?
    Bersama dengan teman sebangkumu, cobalah untuk menentukan peran setiap orang yang terlibat di dalam kegiatan pelelangan ikan tersebut. Tuliskanlah hasil identifikasi di dalam tabel di bawah ini.
    Hasil Pengamatan Gambar dan Bacaan
    NelayanPeran : Sebagai penjual ikan di TPI
    Juru LelangPeran : Menawarkan harga kepada calon pembeli
    Pedagang BesarPeran : Menjual ikan ke daerah lain
    Penyedia alat transportasiPeran : Membawa ikan dari TPI ke daerah lain
    Kesimpulan apa yang dapat kamu ambil dari hasil pengamatanmu?
    Setiap warga negara mempunyai peran berbeda serta memiliki hak dan kewajiban yang berbeda satu dengan yang lain.

    Ayo Berlatih

    Kamu tentu tahu bahwa setiap warga negara, apa pun kegiatannya, memiliki hak dan kewajiban tertentu. Setiap kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk interaksi dengan lingkungannya, akan memberikan pengaruh secara ekonomi dan sosial budaya dalam masyarakat tersebut.
    Perhatikan kembali kehidupan nelayan dan kegiatan pelelangan ikan pada bacaan sebelumnya. Banyak orang yang terlibat dalam kegiatan itu. Setiap yang terlibat, memiliki peran yang berbeda agar kegiatan pelelangan itu berjalan sesuai tujuannya. Orang-orang yang mempunyai peran berbeda tersebut, juga memiliki hak dan kewajiban yang berbeda satu dengan yang lain.
    Bersama dengan teman sekelompokmu, lakukan pengamatan dan diskusi terhadap kegiatan pelelangan ikan tersebut. Tentukanlah peran setiap orang yang terlibat di dalamnya, juga hak dan kewajibannya. Gunakan peta pikiran berikut untuk menuliskan ide dan pendapatmu.
    tema-6-kelas-5



    RABU/15 JANUARI 2020/KELAS VA

    Tema 6 Kelas 5 SD Subtema 2 Pembelajaran 3

    kelas-5-tema-6

    Ayo Mengamati

    Perhatikanlah gambar di atas dengan saksama! Gambar tersebut menunjukkan kegiatan nelayan setelah pulang dari melaut. Mereka biasanya pergi secara berkelompok pada malam hari dan pulang keesokan paginya. Mengapa demikian? Ingatkah kamu bahwa mereka menerapkan prinsip perpindahan panas secara konveksi? Bagaimana peristiwa konveksi tersebut membantu para nelayan untuk berlayar pada malam hari dan pulang pada pagi hari? Apakah yang terjadi jika mereka pergi dengan cara sebaliknya?

    kelas-5-tema-6

    kelas-5-tema-6

    Ayo Membaca

    Kamu tentu tahu bahwa manusia, memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup manusia berupa kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Setiap kali manusia melakukan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, selalu memberikan pengaruh kepada lingkungannya, baik lingkungan alam, maupun lingkungan ekonomi, sosial, dan budaya.

    Bacalah artikel berikut untuk memahami salah satu sisi kehidupan nelayan dalam membangun kesejahteraan hidupnya.

    Kehidupan Nelayan Pemburu Paus

    Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu desa nelayan tradisional yang menjadikan laut sebagai ladang kehidupan mereka. Laut adalah ibu yang memberikan kehidupan sejak zaman nenek moyang mereka. Dari hasil laut, masyarakat di desa ini telah berhasil mengirimkan anak-anak mereka untuk bersekolah dan pada akhirnya bekerja.

    kelas-5-tema-6

    Masyarakat nelayan di desa Lamalera, memiliki tradisi berburu paus yang telah diturunkan bertahun-tahun oleh nenek moyang mereka. Tidak sembarang paus yang mereka buru, hanya paus yang sudah tua saja yang mereka buru. Jika mereka menemukan paus muda, masyarakat nelayan di desa ini akan mengembalikannya ke laut lepas. Mereka pun bersepakat secara adat bahwa dalam setahun, tidak boleh lebih dari 15 paus yang mereka buru. Dengan demikian, mereka tetap menjaga agar paus tidak punah.

    Untuk berburu paus, para nelayan melakukan pemantauan dari bibir pantai dan dari atas bukit. Ada beberapa orang yang senantiasa berada di bukit itu untuk memantau, sambil melakukan kegiatan lainnya seperti memperbaiki jala, menganyam atap perahu dari daun lontar, memasak, atau membaca buku. Jika mereka melihat paus, mereka akan berteriak “baleo” yang berarti paus. Teriakan itu, membuat para nelayan yang berada di bibir pantai segera bersiap melaut. Mereka akan mengirimkan sebuah perahu untuk mengamati jenis dan umur paus. Jika mereka melihat paus itu layak ditangkap, mereka akan akan memanggil perahu-perahu lain untuk mendekat.

    Daging dan minyak paus yang berhasil ditangkap kemudian akan dibagi ke seluruh warga desa. Pembagian diutamakan bagi janda dan yatim piatu, baru kemudian kepada penangkap paus, pemilik perahu, lalu kepada masyarakat lainnya. Daging dan ikan paus ini dapat ditukar dengan jagung, umbi-umbian, buah-buahan, dan sayuran dari masyarakat pegunungan. Kegiatan barter ini dilakukan di Pasar Wulandoni, sekitar 3 km dari Lamalera.

    Kunci Jawaban Tematik Halaman 94

    Ayo Menulis

    Bacaan di atas merupakan salah satu teks penjelasan yang dimuat pada sebuah surat kabar. Surat kabar merupakan salah satu jenis media cetak yang paling banyak digunakan masyarakat. Surat kabar atau koran merupakan salah satu media cetak yang dapat memberikan berbagai macam informasi. Untuk memahami sebuah teks penjelasan pada bacaan di atas, kamu perlu mengetahui pokok pikiran di setiap paragrafnya. Temukanlah pokok-pokok pikiran dalam setiap paragraf dengan melakukan kegiatan berikut ini.

    1. Siapkan sejumlah kartu atau kartu pokok pikiran seperti contoh di bawah ini sesuai dengan jumlah paragraf pada bacaan di atas.

    kelas-5-tema-6

    2. Bacalah kembali bacaan tersebut dan temukan pokok pikiran di setiap paragrafnya.
    3. Tuliskanlah pokok pikiran tersebut pada kartu yang telah kamu siapkan.
    4. Diskusikanlah pokok pikiran dengan teman-teman di dalam kelompokmu. Berikan komentar dan saran yang membangun untuk setiap pokok pikiran yang dibuat temanmu.
    5. Kelompokan pokok pikiran yang sama pada setiap paragraf.
    6. Ambillah sebuah karton, lalu tuliskan di bagian paling atas judul bacaan.
    7. Buatlah garis-garis penghubung sesuai jumlah paragraf yang ada.
    8. Tempelkan semua pokok pikiran yang dibuat teman sekelompokmu sesuai paragrafnya.
    9. Buatlah sebuah paragraf untuk membuat kesimpulan terhadap bacaan tersebut.
    10. Presentasikanlah hasil analisis bacaanmu di depan kelas.

    Ayo Berdiskusi

    Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak hal yang ingin kamu ketahui tentang peristiwa yang terjadi di sekitarmu. Bertanya merupakan kegiatan mencari jawaban tentang sesuatu yang belum diketahui. Kita dapat bertanya kepada siapa pun, termasuk kepada teman sebaya. Kegiatan bertanya juga dapat menjadi kegiatan awal sebuah diskusi.

    Ikutilah tahapan kegiatan berikut ini dengan saksama di dalam kelompok yang terdiri atas 4 – 5 orang.
    1. Buatlah dua pertanyaan berdasarkan bacaan.
    2. Tuliskanlah pertanyaanmu di selembar kertas kecil. Tuliskan nama dan pertanyaanmu dengan jelas dan menggunakan kalimat tanya yang benar.
    3. Gulunglah kertas pertanyaanmu lalu masukkan ke dalam sebuah wadah.
    4. Secara bergiliran anggota kelompok mengambil gulungan kertas dari dalam wadah.
    5. Setelah semuanya mendapatkan sebuah gulungan kertas, bukalah lembar pertanyaan secara bersamaan.
    6. Lalu tuliskan jawabannya di bawah pertanyaan tersebut.
    7. Tempelkan kertas pertanyaan dan jawabannya di salah satu dinding kelas. Lakukan kegiatan yang sama untuk pertanyaan kedua.
    8. Lihatlah kembali pertanyaan yang telah kamu buat, dan jawaban dari teman-temanmu. Lakukanlah diskusi dengan teman yang menjawab pertanyaanmu untuk mendapatkan keterangan yang lebih lengkap.
    Jawaban disesuaikan oleh siswa

    Kunci Jawaban Tematik Halaman 96

    Ayo Membaca

    Luasnya lautan dan samudra yang mengelilingi wilayah Indonesia, memengaruhi kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat nelayan setempat. Interaksi masyarakat nelayan dengan lingkungannya sangatlah erat. Keterikatan antara masyarakat nelayan dengan lingkungannya terwujud salah satunya melalui kegiatan upacara tradisi nelayan. Setiap masyarakat nelayan di Indonesia memiliki kegiatan yang berbeda sebagai bagian dari upacara tradisi. Salah satunya adalah masyarakat nelayan Pantai Malo, Kokorotan, Sumatra Utara.

    Bacalah artikel berikut ini dengan saksama.

    Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo

    Festival Mane’e, merupakan tradisi adat untuk penangkapan ikan. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Pantai Malo, Kokorotan, Sulawesi Utara. Ritual ini biasa disebut dengan ritual menangkap ikan dengan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Mereka berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar nelayan mendapatkan tangkapan yang banyak, dan mendapatkan perlindungan agar terhindar dari bahaya.

    Penangkapan ikan dimulai dengan berkumpulnya para pemuka adat bersama perwakilan pemerintah setempat. Mereka bermusyawarah untuk menentukan tanggal yang tepat untuk melakukan ritual mane’e. Selanjutnya, para pemuka adat ini akan memanjatkan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Sementara, masyarakat lainnya mengumpulkan tali dan janur (daun kelapa yang masih muda) untuk dibuat jarring yang disebut dengan sammy.

    Tibalah hari yang ditentukan untuk melaksanakan ritual mane’e. Para pemuka adat dan pemerintah setempat, membawa sammy ke Pantai Malo. Beramai-ramai mereka menariknya sepanjang mungkin ke arah laut hingga membentuk sebuah kolam. Ketika ikan-ikan telah banyak terperangkap ke dalam sammy, masyarakatpun mulai menangkapnya. Hasil tangkapan ikan ini akan disantap bersama dalam pesta rakyat yang digelar saat itu. Ada hal yang menarik sepanjang ritual hingga pesta rakyat ini, yaitu masyarakat dilarang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai pantangan.

    Ritual seperti ini masih dilaksanakan hingga kini. Masyarakat meyakini ritual ini sebagai ucapan syukur dan permohonan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kegiatan ini mengandung nilai-nilai kebersamaan antar anggota masyarakat dan kepedulian untuk memelihara laut sebagai sumber kehidupan masyarakat. Nilai-nilai kerja sama, persatuan dan kesatuan pun, sangat bisa dirasakan sepanjang persiapan hingga dilaksanakannya ritual ini.

    Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini!

    1. Apa tujuan dilaksanakannya Festival Mane’e tersebut? Agar nelayan mendapat tangkapan yang banyak dan mendapatkan perlindungan agar terhindar dari bahaya.
    2. Siapa saja yang berperan penting dalam upacara tersebut? Pemuka adat beserta masyarakat setempat.
    3. Menurutmu, apa manfaat kegiatan upacara tradisi nelayan terhadap kesejahteraan nelayan dan kehidupan masyarakat nelayan setempat? Sangat bermanfaat dengan kegiatan tersebut, dengan begitu masyarakat setempat dapat memperoleh tangkapan ikan secara lebih mudah dan pastinya mendapat penghasilan lebih banyak.
    4. Adakah hal menarik yang kamu dapatkan dari kegiatan upacara nelayan tersebut? Masyarakat dilarang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai pantangan.
    5. Adakah kegiatan serupa yang dilakukan oleh masyarakat nelayan yang berada paling dekat dari tempat tinggalmu? Jika ada, ceritakanlah! Tradisi sedekah laut bagi nelayan Kab.Cilacap pada dasarnya sebagai ungkapan rasa sukur pada Tuhan YME dari para nelayan Cilacap  karena telah diberinya limpahan rezeki serta usaha pelestarian warisan budaya Cilacap untuk promosi wisata.

    Kunci Jawaban Tematik Halaman 99

    Ayo Mengamati

    Kegiatan nelayan di pantai dan laut tidak hanya untuk pembangunan ekonomi, tetapi juga untuk membangun kehidupan sosial budaya masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk meneruskan budaya kehidupan masyarakat nelayan yang telah dilakukan bertahun-tahun. Kegiatan masyarakat nelayan di satu tempatdan tempat lain tidaklah sama. Hal ini dipengaruhi juga oleh kehidupan social masyarakatnya.

    Kehidupan masyarakat di sekitarmu mungkin juga memiliki keunikan sendiri. Oleh karenanya, lakukanlah kegiatan pengamatan sebagai berikut:
    1. Bekerjalah bersama dengan temanmu yang tinggal di daerah yang sama atau  berdekatan.
    2. Amatilah kehidupan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu.
    3. Identifikasi kegiatan masyarakat untuk membangun ekonominya, misalnya ada yang berdagang, bertani atau menangkap ikan.
    4. Identifikasi kegiatan kemasyarakatan yang terjadi di daerah tempat tinggalmu. Misalnya, kegiatan bersama yang dilakukan anggota masyarakat.
    5. Tuliskanlah hasil pengamatanmu ke dalam bentuk laporan singkat dengan menggunakan format “Laporan Hasil Pengamatan” seperti contoh di bawah ini!
    Laporan Hasil Pengamatan
    Tempata pengamatanDesa Lumbir Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas
    Hal yang diamatiInteraksi manusia dengan lingkungan sosialnya
    Masyarakat pedesaan hidup saling tolong-menolong, gotong-royong, dan mengutamakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan permasalahan.

    Upaya manusia dalam berperan serta membangun perekonomian
    Daerah pedesaan sangat cocok untuk pertanian sehingga sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani. Ada juga yang berdagang menjual hasil pertanian ke pasar.

    Ayo Membaca

    Kewajiban Warga Negara Indonesia

    Setiap warga negara di Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang tidak terpisahkan Ada hak, maka di sana juga ada kewajiban. Sebagai warga Negara Republik Indonesia, hak dan kewajiban warga negaranya diatur di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

    Yang termasuk dalam hak warga negara Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) antara lain adalah sebagai berikut.
    1. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan (pasal 27 ayat 1).
    2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (Pasal 27 ayat 2).
    3. Setiap warga negara berhak dalam usaha pembelaan negara (Pasal 30 ayat 1).
    4. Setiap warga Negara berhak untuk berserikat dan berkumpul dan mengeluarkan pendapatnya (Pasal 28).
    5. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai (Pasal 29 ayat 2).
    6. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran (Pasal 31 ayat 1).
    7. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik  Indonesia atau NKRI dari serangan musuh (pasal 30 ayat 1).
    Selain mengetahui hak warga negara, kita pun harus tahu tentang kewajiban kita sebagai warga negara. Ada kewajiban yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab karena menyangkut hak orang lain. Ada juga kewajiban yang bersifat pribadi. Berikut adalah beberapa contoh kewajiban warga negara Indonesia.
    1. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) (Pasal 23A).
    2. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya (Pasal 27 ayat 1).
    3. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara Indonesia dari serangan musuh (pasal 30 ayat 1).
    4. Setiap warga negara wajib untuk menghormati hak asasi orang lain dan menjunjung tinggi moral, nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum.
    5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.
    6. Setiap warga negara wajib untuk mengikuti pendidikan dasar yang sepenuhnya dibiayai oleh Negara.